Zaman sekarang teknologi sudah semakin canggih dibandingkan dengan zaman dulu, kalau apa-apa serba cepat atau instan. Teknologi dapat membantu manusia untuk mempermudah atau mempercepat kebutuhan dalam berbagai hal, seperti kendaraan, telepom genggam, internet, dan lain-lain. pada zaman dahulu kita menggunakan kendaraan dengan tenaga hewan, sekarang menggunakan tenaga mesin. Penggunaan teknologi sudah semakin canggih memang sangat menguntungkan manusia dalam hal pekerjaan maupun yang lainnya. Namun, tahukah anda bahwa teknologi dapat memperbudak kita di dalam kehidupan ini.
Teknologi sangat membantu manusia, tapi disisi lain bahwa teknologi semakin canggih akan memperbudak dan merepotkan manusia tanpa disadari. Sudah kita ketahui penggunaan kendaraan sudah banyak sekali seperti mobil dan motor dengan berbagai perubahan dalam inovasi teknologi terbaru setiap tahunnya. Lihat saja faktanya jika mempunyai motor atau pun mobil, pasti akan dirawat dengan baik seperti membersihkannya biar mengkilap kendaraannya, service ke bengkel untuk diperbaiki, dimodifikasi biar keren. Kendaraan seperti bagaikan raja selalu dirawat terus oleh manusia dengan mengeluarkan biaya banyak. Terus juga untuk mencegah maling kendaraan, harus dikunci double atau menggunakan alat kunci anti maling lainnya. Apa lagi jika kendaraannya mogok di jalan, bisa semakin repot.
Kendaraan bagaikan seperti raja, hanya benda mati bisa memperbudak manusia tanpa kita sadari. Benda mati yang tak bisa berbicara secara otomatis akan dilayani atau dirawat oleh manusia. Misalnya kendaraan hilang dicuri oleh maling, pasti akan sedih dan cemas bagaikan orang tua kehilangan anaknya. Kalau sudah dicuri pasti repot juga, harus lapor polisi dan mengurus ini itu yang sangat merepotkan bagi pemilik kendaraan. Ada juga seorang pemuda mempertahankan motornya yang kena tilang, sampai debat sama polisi di jalan. Sudah tahu sendiri kan, kendaaan seperti halnya raja selalu dilindungi, dirawat, dan dilayani.
Contoh penggunaan teknologi lainnya seperti komputer, telepon genggam, laptop, dan internet. Pengguna komputer atau laptop mungkin tidak terlalu repot bila dibandingkan dengan kendaraan karena tidak terlalu makan biaya besar. Tapi tetap saja barang tersebut harus dirawat dengan baik agar awet barangnya, sama seperti pengguna telepon genggam. Kalau pengguna internet, beban biaya perbulannya harus dibayar dan tergantung paketan internetnya juga, tapi biaya listriknya juga ada. Namun tingkat kerepotannya bisa tinggi jika terjadi konsleting listrik lalu kebakaran.
Bangunan gedung-gedung pencakar langit atau bangunan-bangunan mall pun menggunakan teknologi. Seperti eskalator, lift, berbagai lampu, dan sebagainya. Meskipun bangunan besar tersebut untuk bisnis dan pemasaran, tapi tingkat kerepotannya sangat besar, yaitu membersihkan bangunan di dalam dan di luar. Tapi untungnya ada petugas kebersihan atau cleaning service. Tapi tetap saja manusia diperbudak oleh bangunan yang memakai teknologi, seperti membersihkan lift dan eskalator lalu diperbaiki bila terjadi kerusakan. Apalagi kalau sudah terjadi kebakaran, tingkat kerepotannya sangat tinggi sekali dan kerugiannya sangat besar. Dan juga harus mengeluarkan biaya besar lagi untuk memperbaikinya, itu sangat merepotkan sekali.
Jika terjadi bencana besar seperti stunami di aceh, banyak sekali kerusakan di mana-mana seperti kendaraan mobil atau motor yang terdampar. Ada yang terbalik dan ada juga terseret ke pantai. Untuk memperbaiki kerusakan khususnya kendaraan sangat repot dan pasti butuh biaya sangat besar. Sedih lihatnya kendaraan-kendaraan pada terseret arus air dari bencana tsunami. Aliran listrik pada padam semua, kalau di perbaiki butuh waktu yang sangat lama sampai bertahun-tahun.
Meskipun bagus dalam penggunaan teknologi karena adapat mempermudah manusia, tapi disisi lain ada hal yang harus dikeluarkan seperti tingkat biaya dan kerepotan yang harus ditanggung. Yang paling banyak merepotkan manusia adalah kendaraan, baik itu mobil atau pun motor. Karena di jalan sering terjadi macet, tabrakan, apalagi kalau kendaraannya mogok di tengah kemacetan, itu pasti sangat merepotkan sekali. Dan juga kendaraan perlu perawatan seperti service ganti oli dan membersihkannya bila kendaraan kotor. Ada juga kendaraan bermotor yang telah dimodifikasi buat gaya-gayaan.
Ternyata manusia telah diperbudak oleh teknologi tanpa disadari. Baik dalam jenis teknologi apapun tetap saja diperbudak. Sekarang zamannya serba canggih, yang tadinya tidak mungkin sekarang jadi mungkin. Banyak sekali dalam segi positif penggunaan teknologi, namun tanpa disadari manusia telah diperbudak oleh teknologi. Kalau ada teknologi terbaru lagi, manusia akan senang dan menggunakannya. Apapun jenis teknologinya, manusia akan diperbudak terus.

Komentar
Posting Komentar