Langsung ke konten utama

Cerita lucu misteri bedug bergoyang

Bedug
Kalau kamu salat tarawihnya main-main, lihat saja bedug di pojok masjid itu. Bedug akan bergoyang-goyang dan menggelinding mengejar anak yang salatnya main-main!" ucap Kak Meta, kakakku dengan nada kesal karena aku tidak serius mengikuti salat tarawih. Sejurus kemudian aku mulai memperhatikan bedug besar yang tergantung di pojok masjid." Begitulah apa yang diucapkan Kak Meta?" bisiku dalam hati.

Keesokan harinya aku masih saja tidak serius mengikuti salat tarawih. Aku selalu lebih asyik ngobrol dengan teman-teman sebayaku di masjid, sambil sesekali tertawa terkikik-kikik membahas kejadian-kejadian yang lucu. Melihat kelakuanku, lagi-lagi Kak Meta menunjuk ke arah bedug sambil memicingkan matanya dan mengancam," Awas".

Malam ini seperti biasanya, aku ikut Kak Meta ke masjid untuk salat tarawih. Walaupun di rumah sudah berulangkali Kak Meta mengingatkanku untuk tidak main-main, tetapi karena ajakan mengobrol dari teman-temanku terasa mengasyikkan, aku sering lupa akan ancaman Kak Meta. Namun, pada malam ini, saat aku asyik mengobrol, tiba-tiba sudut mataku menangkap bedug di pojok masjid mulai bergoyang-goyang. Aku lalu mengajak teman yang lain untuk lebih seksama mengamati bedug tersebut. Ternyata memang betul!. Makin lama bedug itu makin bergoyang kencang. Melihat itu, aku dan teman-teman langsung berlari ke dalam masjid lalu berusaha mengikuti salat tarawih dengan serius. Kami takut ancaman Kak Meta akan terjadi.

Keesokan harinya, menjelang salat tarawih di masjid, aku mengingatkan teman-temanku untuk serius mengikuti salat tarawih agar tidak terjadi bedug bergoyang lagi. Kami pun sepakat tidak akan main-main. Namun, saat usai salat tarawih, kami lihat bedug di pojok masjid masih juga bergoyang-goyang, sesekali bergoyang cepat, sesekali bergoyang lambat. Aku dan teman-teman semakin takut dan merinding jika bedug tersebut akan jatuh menggelinding mengejar kami yang sering main-main saat salat tarawih.

"Kak Meta, aku dan teman-teman sudah tidak main-main lagi saat salat tarawih, tapi kenapa bedug tersebut terus bergoyang seolah-olah akan jatuh dan menggelinding?" ujarku panik mengadu pada kakakku. Kak Meta lalu melihat ke arah bedug yang masih bergoyang-goyang tersebut. Dengan berani, Kak Meta lalu menghampiri bedug tersebut untuk mengetahui apa yang sebenarnya terjadi. Sementara itu, aku dan teman-teman masih ketakutan, menunggu Kak Meta dari jarak yang agak jauh. Beberapa menit kemudian terdengar suara tertawa Kak Meta yang renyah disamping bedug. Kak Meta sepertinya tertawa puas melihat kami yang ketakutan. "Ada apa Kak?" teriakku penasaran.

"Sini, semuanya lihat ke dalam bedug ini agar tahu kenapa bedug ini jadi sering bergoyang!" ajak Kak Meta pada kami semua. Semula kami takut. Namun, karena Kak Meta terus memanggil kami, akhirnya kami pun memberanikan diri mendekati bedug tersebut. Ola.. la... ternyata saat kami melengok ke dalam lubang bedug tersebut, di dalamnya ada kucing bersama kelima anak-anaknya yang baru lahir. Rupanya induk kucing merasa lubang bedug bisa dijadikan tempat yang aman untuk melahirkan anak-anaknya. Pantas saja bedug itu jadi sering bergoyang, karena ada induk kucing dan anak-anaknya yang kerap bergerak ke sana ke mari. Setelah semuanya jelas, aku dan teman-teman pun ikut tertawa dengan Kak Meta yang merasa puas karena sudah berhasil membuat kami takut hingga tidak main-main lagi saat mengikuti salat tarawih.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

5 Tujuan hidup manusia di dunia ini

Allah telah menciptakan makhluk hidup di muka bumi ini, seperti manusia, hewan, dan tumbuhan. Khususnya manusia yang ada d bumi yang telah menyebar luas dengan berbagai suku, kelompok, adat, dan budaya masing-masing. Awal mulainya kehidupan di bumi muncul, Allah menciptakan tumbuh-tumbuhan dulu yang menyebar ke seluruh belahan dunia. Setelah itu, allah menciptakan hewan-hewan dengan tujuan untuk menciptakan rantai makanan di bumi ini agar seimbang. Kemudian, Allah menciptakan nabi adam, manusia pertama yang mengijak kakinya di bumi ini. Dari jaman nabi adam hingga sekarang ini, sudah mulai banyak keturunan yang menyebar di seluruh kawasan bumi ini. Bumi kita yang injak ini, sudah mulai banyak perubahan dari jaman dulu hingga sekarang. Entah karena perubahan iklim di bumi atau ulah manusia yang merusak alam sekitar, hingga banyak kejadian alam yang muncul. Mungkin karena bumi sudah semakin tua, hingga banyak sekali kejadian alam yang aneh dan mengerikan. Lalu, untuk apakah tu...

Janganlah senang dulu saat merayakan ulang tahun

Merayakan hari ulang tahun sangat menyenangkan apalagi bersama pacar, teman-teman, atau pun saudara. Ulang tahun adalah momen-momen yang membuat orang bahagia, apalagi diberi hadiah ulang tahun oleh orang-orang yang tercinta. Khususnya jika ulang tahun dirayakan bersama pasangan atau pacar, pasti sangat menyenangkan dan bahagia. Begitulah kalau momen spesial acara ulang tahun pada kehidupan manusia di dunia. Tapi, janganlah senang dulu jika merayakan acara ulang tahun. Karena umur manusia semakin bertambah semakin dekat pula dengan kematian. Umur manusia memang ada batasnya, tak tahu kapan ajal menjemput kita, hanya tuhan yang tahu. Semakin bertambah umur manusia semakin tua pula, sedikit-demi sedikit wajah akan keriputan dan semakin tua, itu karena proses penuaan dan metabolisme tubuh. Sering begadang, merokok juga dapat menyebabkan umur semakin pendek. Umur manusia ada tahapannya, mulai dari bayi yang keluar dari perut ibu, masa anak-anak, ABG, masa remaja, dewasa, dan m...

Cerita sedih seorang ingin kuliah tapi terkendala

Tak terkata sedih hati Nona Putri 19 tahun karena ia tidak bisa masuk perguruan tinggi negeri di daerahnya. Padahal, ia sudah berusaha keras belajar agar bisa lulus seleksi penerimaan mahasiswa baru di perguruan tinggi negeri tersebut. Bukan karena ia tidak pandai, tetapi karena biaya kuliahnya tak terjangkau oleh kedua orangtuanya, sampai cita-citanya terputus di tengah jalan. Ia tidak bisa memaksa karena kasihan kepada ayah ibunya. Sejak kecil, ia selalu rajin belajar. Hasilnya, sejak SD sampai SMA, ia berhasil masuk sekolah negeri. Terakhir, ia menjadi peserta didik salah satu SMA negeri favorit di daerahnya. Alhasil, ia menjadi putri kebanggaan orangtuanya. "Saya mendapat informasi katanya universitas negeri di daerah akan menerima mahasiswa baru dengan beasiswa. Saya berusaha semaksimal mungkin untuk meraih beasiswa itu, tetapi tidak berhasil. Saya lulus dalam seleksi itu, tetapi tidak termasuk yang mendapat beasiswa," Ayah saya bekerja serabutan, jadi pen...